Home » Portofolio » Laporan Tahunan

Laporan Tahunan berisi semua Laporan pengurus KSU Baliem Arabica sejak Tahun pendiriannya, 2007

Laporan tahunan disampaikan oleh Badan Pengurus KSU Baliem Arabica dalam rangka memberikan penjelasan tentang

  • Apa saja yang telah dilakukan pengurus selama setahun silam;
  • Apa kendala dan cerita sukses yang dapat disampaikan kepada Anggota Koperasi;
  • Apa yang harus dilakukan untuk menghadapi kendala/ permasalahan dan meningkatkan cerita sukses yang ada
  • Saran dan usul rencana kerja untuk tahun berikutnya.

Laporan Tahunan ini berjalan parallel dengan Rapat Umum Anggota (RUA) Tahunan yang kami sajikan dalam Halaman terpisah dalam situs ini.

  1. Laporan Tahunan 2008
  2. Laporan Tahunan 2009
  3. Laporan Tahunan 2010′
  4. Laporan Tahunan 2011
  5. Laporan Tahunan 2012
  6. Laporan Tahunan 2013
  7. Laporan Tahunan 2014

Dengan menyajikan laporan-laporan ini kami berharap memberikan informasi yang secukupnya kepada para investor dan pemangku kepentingan dalam usaha Koperasi yang berusaha membangun dari akar-rumput, yaitu Masyarakat Adat dengan sistem ekonomi kerakyatan ala Papua dengan nama “Ekonomi Kesukuan”.

Tujuan Rapat Tahunan ialah sebagai forum pertanggung-jawaban Pengurus Koperasi kepada seluruh Anggota Koperas atas apa saja yang dikerjakan selama setahun berdasarkan hasil evaluasi dan program kerja usaha yang telah digariskan dalam tahun sebelumnya.

Laporan tahunan Badan Pengurus kebanyakan diberikan secara lisan, akan tetapi kami dari KSU Baliem Arabica berupaya sejak tahun 2014 untuk mendokumentasikan semua yang lisan menjadi tertulis dan kemudian kami sajikan dalam halaman-halaman Laporan Tahunan ini sehingga memudahkan kita semua memahami kinerja pengurus dan prospek bisnis Kopi di Tanah Papua.

Adalah harapan semua anggota Koperasi Serba Usaha  Baliem Arabica pada umumnya dan secara khusus harapan Pengurus Koperasi ini ager laporan-laporan yang kami berikan di sini dapat memberikan pencerahan kepada berbagai pihak tentang

  • potensi bisnis Kopi di Tanah Papua;
  • kendala bisnis Kopi di Tanah Papua; dan
  • peluang yang dapat dimanfaatkan oleh semua pihak untuk melibatkan diri dalam bisnis perkopian di Tanah Papua entah sebagai donatur, investor ataupun menggabungkan diri menjadi Anggota Koperasi.

Kendala utama selama ini yang kami hadapi ialah “keberpihakan pemerintah daerah kabupaten, kota ataupun Provinsi, baik di Papua maupun Papua Barat yang belum sepenuhnya SECARA real dalam tindakan.” Selama ini banyak digembar-gemborkan dan dipromosikan sebagai Produk Unggulan Tanah Papua, tetapi sebenarnya jamahan tangan dan dukungan dari pihak-pihak yang berwenang dari pemerintah belum dirasakan koperasi sampai hari ini, Juli 2014.

Kami berdoa krainya Tuhan Pencipta dan pemilik Tanah ini memberikan pencerahan sehingga semua pemangku kepentingan dapat meringankan langkah dan uluran tangan untuk membantu kami dalam pengembangan kopi di Tanah Papua. Tentu saja kami tidak mengharapkan bantuan sebagai donatur, tetapi sebagai pinjaman, yang tentunya kami pasti kembalikan dalam waktu dekat ataupun dalam jangka menengah.

Koperasi Baliem Arabica

Phone
Copyright © 2012