Home » Profil » Kopi Indonesia

Kopi Indonesia : PROFIL SINGKAT

Kopi Indonesia ( kopi Luwak Single Origin Arabika Robusta Liberica excelsa Specialty tersedia dari Gayo, Mandailing, Lintong, Sidikalang, Bengkulu, Jambi, Dolok Sanggul, Lampung, Jawa Priangan, Jawa Jampit, Jawa Kayumas, Jawa Sindoro, Jawa Dampit, Jawa Rengganis, Jawa, Bali Kintamani, Sambas, Toraja, Kalosi, Sapan, Marinding, Bittuang, Enrekang, Bajawa Flores, Mangggarai, Kupang, Sumbawa Papua Wamena Baliem Geisha Kimbim)

Gayo : medium smooth body, sweet & spicy artinya kekentalan yg pas dengan tipe rasa “ Exotic taste ” yakni cita rasa perpaduan rempah dan buah-buahan.

Lintong : full-bodied, soft acidity, hints of fresh herbs & spices , yakni berkarakter kental dengan keasaman yg lembut dan Rasa yg terkesan mirip sayuran.

Mandheling : deep full body, earthy with bittersweet chocolate, yakni karakter kopi dengan kekentalan yg agak deep, aroma khas seperti kopi yg lama disimpan ( uniknya mandheling ) dan cita rasa cokelat pada ujung ketika selesai menengguk kopi.

Sumatra – intense flavor, with cocoa, earth and tobacco notes
Java – good, heavy body, with a lasting finish and herbaceous notes
Bali – sweeter than other Indonesian coffees, with nut and citrus notes
Sulawesi – good sweetness and body, with warm spice note
Toraja Marinding : Excellent aroma and flavor, balance body and acidity, Caramel hints and long finish
Flores  – heavy body, sweetness, chocolate, and tobacco notes
Papua –  heavy body, chocolate, earth, and spicy finish

 

DAFTAR 11 KOPI PREMIUM INDONESIA

Kopi Gayo
– Ciri: Kekentalan lebih ringan, keasaman seimbang, rasa cokelat, tembakau, asap, tanah, dan kayu.

Kopi Mandailing ( Mandheling)
– Ciri: Kekentalan bagus, keasaman medium, rasa floral dengan rasa akhir manis.

# Kopi Lintong
– Ciri: Kekentalan bagus dan keasaman seimbang, rasa cokelat dan sedikit rasa rempah.

Kopi Jawa ( Java)
– Ciri: Aroma bagus, kekentalan dan keasaman medium, rasa seimbang dengan rasa akhir herbal.

Kopi Priangan ( Preanger)
– Ciri: Kekentalan dan keasaman medium ke atas, rasa dominan cokelat dengan rasa akhir rempah

Kopi Toraja
– Ciri: Rasa harum, keasaman lebih tinggi, lezat.

Kopi Kalosi
– Ciri: Kekentalan bagus, keasaman rendah, rasa cokelat dengan sedikit kesan jeruk.

# Kopi Bali Kintamani
– Ciri: Biji besar, kekentalan dan keasaman medium, ada rasa jeruk ( lemony) dan floral.

Kopi Flores Bajawa
– Ciri: Kekentalan tinggi dan keasaman rendah, rasa cokelat dan vanili dengan karamel alamiah

Kopi Baliem/ Wamena
– Ciri: Kekentalan tinggi, keasaman rendah, rasa cokelat dengan sentuhan tembakau

Kopi Luwak
– Lokasi: Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Tana Toraja.

 

Karakteristik Produk

Gayo : medium smooth body, sweet & spicy artinya kekentalan yg pas dengan tipe rasa “Exotic taste ” yakni cita rasa perpaduan rempah dan buah-buahan.

Lintong : full-bodied, soft acidity, hints of fresh herbs & spices , yakni berkarakter kental dengan keasaman yg lembut dan Rasa yg terkesan mirip sayuran.

Mandheling : deep full body, earthy with bittersweet chocolate, yakni karakter kopi dengan kekentalan yg agak deep, aroma khas seperti kopi yg lama disimpan ( uniknya mandheling ) dan cita rasa cokelat pada ujung ketika selesai menengguk kopi.

Java – good, heavy body, with a lasting finish and herbaceous notes

Bali – sweeter than other Indonesian coffees, full body with nut and fruity notes

Sulawesi Toraja – good sweetness and body, with warm spice notes

Flores – heavy body, sweetness, chocolate, and tobacco notes

Papua – heavy body, chocolate, earth, and spicy finish
Sumber:

 

Koperasi Baliem Arabica

Phone
Copyright © 2012